BULUKUMBA,BERANDA.News-Tanaman Porang atau yang biasa disebut petani Bulukumba dengan nama tire, saat ini tamanan itu digandrungi petani karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Dimana, umbi porang memiliki pasar ekspor seperti Jepang, China, Taiwan, Vietnam, Australia, dan Korea.
Di pasar ekspor, umbi porang yang diolah menjadi tepung memiliki nilai jual tinggi.

Also Read
Untuk di Bulukumba sendiri, sebanyak 9 kecamatan petaninya turut membudidaya porang.
Namun saja, dengan harganya yang begitu mahal. Juga membuat para pencuri tergiur untuk melakukan aksinya.
Sama halnya yang terjadi di Kelurahan Borongrappoa Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang mengeluhkan ulah pencuri porang yang kerap beraksi setiap tahun.
“Ada lagi pencuri, beberapa pohon porang saya yang berbuah spora di kebun dia sikat”, jelas Fadli, petani penanam porang, Minggu 21/3/2021.
Dikatakan Fadli, kejadian serupa kerap terjadi di lokasinya dan taksiran kerugian diatas satu jutaan
“Setiap tahun ini pencuri menggasak porang petani, bahkan dikebun saudara dan mertua di kelurahan Borongrappoa dia gasak juga”, tambahnya
Atas insiden pencurian itu, Fadli berharap pelaku bisa sadar atas kelakuannya. Dan juga pihak berwajib bisa bertindak biar tidak terulang hal serupa di kebun petani lainnya.(Fd)

















