BULUKUMBA,Beranda.News– Jalan di Dusun Samaturu’e, Desa Taccorong, yang menjadi akses utama menuju TPU Taccorong, rusak parah. Kondisi jalan berlubang, berdebu saat kemarau, dan berlumpur saat hujan.
Kerusakan terjadi di sepanjang jalur dari SD 230 Palambarae hingga MIS Panggala. Di sejumlah titik, jalan bahkan tidak dapat dilalui kendaraan.
Kondisi ini mengganggu aktivitas warga, termasuk proses pengantaran jenazah ke TPU. Akses petani menuju lahan juga terhambat.

Also Read
Warga setempat, Yoga Jatro, mengatakan keluhan soal jalan rusak sudah berulang kali disampaikan, termasuk melalui media sosial. Namun, hingga kini belum ada perbaikan.
“Sudah sering dikeluhkan, tapi belum ada tindakan nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, TPU Taccorong merupakan aset daerah yang menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp2–3 juta per tahun.
Namun, akses menuju lokasi justru dibiarkan rusak.
Dalam waktu dekat, warga akan menghadapi Idul Adha. Tradisi ziarah diperkirakan meningkat, sementara kondisi jalan belum memadai.
“Kalau tidak segera diperbaiki, ini akan menyulitkan masyarakat yang ingin berziarah,” katanya.

Menurutnya perbaikan jalan akan berdampak luas. Selain memperlancar akses ke TPU, juga mendukung aktivitas pertanian dan mempermudah pelajar menuju sekolah.
Iapun mendesak Pemerintah Kabupaten Bulukumba segera mengambil langkah konkret. Mereka meminta perbaikan jalan dilakukan secepatnya.
Sebagai bentuk protes, warga mengancam akan menutup jalan jika tidak ada tindakan.
“Kalau tidak ada kejelasan, kami siap tutup jalan,” tegas Yoga.
















