Bulukumba, Beranda.News– Puasa di bulan Ramadan tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Selain menjadi bentuk ibadah bagi umat Muslim, puasa terbukti memiliki dampak positif bagi tubuh jika dilakukan dengan pola makan yang sehat dan seimbang.
Dokter spesialis gizi, dr. Andi Rahmat, menjelaskan bahwa puasa dapat membantu proses detoksifikasi tubuh. Selama berpuasa, tubuh memiliki waktu untuk beristirahat dari proses pencernaan yang terus-menerus bekerja. Hal ini memungkinkan tubuh untuk membersihkan racun dan memperbaiki sel-sel yang rusak.
“Puasa membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Dengan pola makan yang teratur saat sahur dan berbuka, kadar gula darah dan tekanan darah dapat lebih terkontrol,” ujarnya.Kamis 6/3/2025

Also Read
Selain itu, puasa juga berkontribusi dalam meningkatkan metabolisme tubuh. Saat berpuasa, tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi, yang dapat membantu menurunkan berat badan secara alami.
Tidak hanya bermanfaat secara fisik, puasa juga berdampak positif pada kesehatan mental. Menurut penelitian, puasa dapat meningkatkan fokus dan ketenangan jiwa karena tubuh memproduksi lebih banyak hormon endorfin yang berfungsi sebagai penenang alami.
Meskipun memiliki banyak manfaat, dr. Andi Rahmat mengingatkan agar tetap menjaga pola makan sehat saat berbuka dan sahur.
“Hindari makanan berlemak dan terlalu manis, serta perbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi agar tubuh tetap bugar selama puasa,” pesannya.
Dengan menjalani puasa secara benar, umat Muslim tidak hanya mendapatkan pahala ibadah, tetapi juga memperoleh manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan pikiran.

















