BULUKUMBA, Beranda.News- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Zona 5 Sulawesi Selatan di Hotel Agri, Jalan R. Suprapto, Kota Bulukumba, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan Muscab ini diikuti empat kabupaten, yakni Bulukumba, Selayar, Bantaeng, dan Jeneponto.
Muscab tersebut dihadiri Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, M.Si, Anggota DPR RI, A. Muawwiyah Ramly dan Daeng Ical, Ketua DPW PKB Sulsel Dr. H. Azhar Arsyad, S.H., M.H, Empat Ketua DPC Yakni Bulukumba, Bantaeng, Selayar dan Jeneponto, serta Wakil Bupati Bulukumba H. A. Edy Manaf.

Also Read
Dalam arahannya, Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad menegaskan pentingnya transformasi partai di era digital. Ia menyebut seluruh sistem administrasi dan pengurusan partai harus mulai beradaptasi secara online.
“Semua harus beradaptasi secara digital. Ke depan, seluruh pengurusan dilakukan secara online,” tegasnya.
Azhar juga mendorong reformasi kepengurusan di tingkat DPC hingga ranting. Ia menekankan batasan usia pengurus maksimal 40 tahun sebagai upaya regenerasi.
“Pengurus tidak boleh stagnan. Harus ada pembaruan, jangan orang yang sama terus,” ujarnya.
Ia turut mengingatkan soal disiplin kader. Menurutnya, kader yang bermain “dua kaki” atau tidak loyal terhadap partai akan ditindak tegas.
“Kalau ada yang main dua kaki, langsung pecat,” tegas Azhar.
Selain itu, ia mengajak seluruh kader untuk menikmati proses berpartai serta memperkuat kedekatan ideologis.
“Harus lebih dekat dengan sesama kader secara ideologi, bahkan melebihi kedekatan dengan saudara sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, hasil Muscab nantinya akan menghasilkan nama-nama calon ketua DPC selanjutnya dikirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk mengikuti tahapan seleksi, termasuk tes psikologi.
Muscab Zona 5 ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan struktur partai menjelang agenda politik mendatang, dengan harapan PKB semakin solid dan kompetitif di Sulawesi Selatan.














