Diberhentikan Lewat WhatsApp, Tiga Kolektor FIF Bulukumba Protes Pemutusan Kontrak Sepihak

Dirman

Oplus_16908320

BULUKUMBA, Beranda.News-Tiga orang kolektor pembiayaan di perusahaan Federal International Finance (FIF) Cabang Bulukumba mengaku diberhentikan secara sepihak oleh pihak perusahaan. Pemberhentian tersebut disebut dilakukan melalui pesan di grup WhatsApp internal.

Ketiga kolektor tersebut masing-masing Husman, Hasbianto, dan Kaharuddin. Mereka selama ini bertugas sebagai kolektor pembiayaan di kantor FIF yang berlokasi di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kabupaten Bulukumba.

Menurut keterangan mereka, pemberhentian disampaikan oleh kepala cabang Muhammad Arfah melalui percakapan di grup WhatsApp. Dalam pesan tersebut, mereka diminta untuk mengajukan pengunduran diri dan tidak lagi masuk bekerja.

Para kolektor menilai langkah tersebut tidak sesuai dengan ketentuan kontrak kerja yang mereka tandatangani. Mereka menyebut dalam perjanjian kerja terdapat mekanisme sanksi bertahap mulai dari SP1 hingga SP3 sebelum dilakukan pemberhentian.

“Hanya SP1 belum selesai kontrak dan seharusnya sesuai aturan SP3 baru di berhentikan sesuai isi kontrak perjanjian pekerjaan,” ujar salah satu kolektor, Kamis (5/3/2026).

Salah satu kolektor, Kaharuddin, mengaku telah bekerja selama sekitar tiga tahun di perusahaan tersebut. Ia berharap proses pemberhentian dapat dilakukan sesuai prosedur dan tidak secara sepihak.

Ia juga berharap perusahaan dapat menyelesaikan kontrak kerja terlebih dahulu sebelum melakukan pemutusan hubungan kerja.

“Kami berharap pemberhentian itu tidak secara sepihak dan selesaikan kontrak baru di berhentikan. Dan memberhentikan secara manusiawi dan pakai perasaan, juga ikuti isi kontrak,” katanya.

Hal senada disampaikan Husman yang mengaku baru menandatangani kontrak kerja pada Januari lalu, namun juga ikut diberhentikan.

Ia menilai keputusan tersebut tidak adil karena kontrak kerjanya masih berjalan.

Sehingga Kontrak Pemberhentian hingga saat ini, Ketiganya Belum Menandatangani, Meski merekan mengaku dipaksa

Para kolektor juga mengungkapkan bahwa selama bekerja mereka bahkan kerap menutupi kekurangan pembayaran angsuran konsumen agar target perusahaan tetap terpenuhi. Salah satu kolektor disebut pernah menutupi kekurangan hingga Rp15 juta.

Merasa dirugikan, mereka berencana melaporkan persoalan tersebut ke pihak Dinas Tenaga Kerja (Desnaker)  agar hak-hak mereka sebagai pekerja tidak dicabut secara sepihak.

“Kami akan melaporkan hal ini kepihak Depnaker dan dinas sosial, agar hak kami sebagai pekerja tidak dicabut semena-mena,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang FIF Bulukumba, Muhammad Arfah, yang dikonfirmasi terkait persoalan tersebut belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Popular Post

BERITA

Sadis! Pasutri Lansia di Bulukumba Dihajar Tetangga Pakai Balok, Tulang Patah Dan Luka Sobek

BULUKUMBA, BERANDA.NEWS– Sepasang suami istri lanjut usia di Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan ...

BERITA

Desakan Penutupan Pabrik Porang di Bululumba Muncul, Sam Prakoso: Pemerintah Jangan Mencoba Khianati Petani

BULUKUMBA, Beranda.News – Meningkatnya desakan dari sejumlah pihak untuk menutup pabrik porang di Kabupaten Bulukumba mendapat respons dari Ketua Majelis ...

HEADLINENASIONAL

Warga Bulukumba Jadi Korban Penipuan DP Rumah Subsidi BTN Tiara Residen

Bulukumba, Beranda .News– Seorang warga Desa Caramming, Kecamatan Bontotiro, bernama Ical, mengaku menjadi korban penipuan dalam proses pembelian rumah subsidi ...

HEADLINENASIONAL

Puluhan Desa di Bulukumba Akan Diperiksa Kejaksaan Terkait Program Ketahanan Pangan

Bulukumba, Beranda.News – Kejaksaan Negeri Bulukumba kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap penggunaan dana desa di sejumlah wilayah. Pemeriksaan ini merupakan bagian ...

BERITA

Muallim Tampa Racing Team Sabet Juara Umum di SSCP Bira 2025

BULUKUMBA, Beranda.News— Muallim Tampa Racing Team berhasil keluar sebagai juara umum dalam ajang Sulsel Super Championship Prix (SSCP) yang digelar ...

BERITA

A. Aswad Salam Jadi Kanit Tipiter, Aktivis HMI: Angin Segar bagi Bulukumba

Bulukumba,Beranda.News-Rotasi yang dilakukan Kapolres Bulukumba pada sejumlah unit di Satuan Reserse Kriminal mendapat apresiasi, khususnya penunjukan A. Aswad Salam akrab ...

Tinggalkan komentar