Bulukumba,Beranda.News, — Bontonyeleng FC, tim sepakbola Desa Bontonyeleng, meraih gelar juara dalam turnamen Bupati Cup II zona Gantarang dengan mengalahkan Kelurahan Mattekko dalam laga final di Lapangan Desa Gattareng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, pada Minggu, 20 Agustus 2023. Tim Bontonyeleng FC berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1.
Gol pertama oleh Bontonyeleng FC terjadi pada babak pertama, dicetak oleh Sukri melalui umpan silang dari Agus. Di akhir babak kedua, Matekko FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan bebas oleh pemain muda bernama Malvin. Namun, Bontonyeleng FC tidak menyerah dan melalui serangan dari sisi sayap, Sukri berhasil mencetak gol keduanya, membawa tim keluar sebagai juara Bupati Cup II zona Gantarang tahun 2023.
Hardiansa, manajer tim Bontonyeleng FC, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih oleh timnya. “Tentu kami bangga hasil ini adalah kemenangan bersama dan kami persembahkan untuk masyarakat Bontonyeleng,” ujar pria yang akrab disapa Anca itu.

Also Read
Anca mengungkapkan, bahwa apa yang diraih oleh timnya itu tidak terlepas dari kerja keras para pemain. Selain itu juga berkat kerja sama yang terbangun dalam struktur tim mulai dari official, tim pelatih, pemain, bahkan supporter.
“Semua pihak berperan penting, kami sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh semuanya,” ujarnya.
Anca berharap dengan berhasilnya Bontonyeleng meraih juara dapat membuka mata semua pihak khususnya bagi tim seleksi pemain untuk Bupati Cup tingkat kabupaten.
“Tahun lalu itu kami keluar sebagai runner-up tapi hanya dua pemain kami yang dipilih. Kami berharap tahun ini tim seleksi dari Kecamatan bisa lebih objektif lagi,” harapnya.
Diketahui, Bontonyeleng FC berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan sejumlah tim kuat. Pada laga awal, Bontonyeleng FC mengalahkan Bontomacinna dengan skor 2-0, yang membawa mereka melangkah ke babak 8 besar.
Di babak 8 besar, Bontonyeleng FC berhadapan dengan tim tetangganya, Palambarae FC. Dalam pertandingan yang sengit itu, Bontonyeleng FC berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1.
Pada babak semifinal, Bontonyeleng FC bertemu dengan tim tuan rumah, Gattareng FC. Meskipun dianggap kurang diunggulkan karena Gattareng FC bukan hanya sebagai tuan rumah tetapi juga tim juara bertahan, keberuntungan berpihak pada Bontonyeleng FC. Setelah pertandingan berakhir imbang tanpa gol dalam waktu normal, Bontonyeleng FC keluar sebagai pemenang melalui drama adu penalti. Kemenangan ini membawa Bontonyeleng FC melaju ke babak final dan akhirnya keluar sebagai juara turnamen.














