BULUKUMBA, BERITA-INDO.Id – Di tengah cuaca yang masih kerap mendung setelah hujan panjang, sekelompok anak muda tampak sibuk memanggul karung sembako dan mengangkat rak telur, Bukan untuk perayaan mewah, melainkan untuk dibagikan kepada warga yang rumahnya tergenang banjir di Kelurahan Bintarore, khususnya di Lingkungan Batupi.
Inilah cara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bulukumba merayakan ulang tahunnya yang ke-52. Tanpa gegap gempita, namun sarat makna. Dengan mengusung tema “Transformasi Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045,” semangat solidaritas dan pengabdian menjadi ruh dari peringatan hari lahir organisasi kepemudaan ini, Jumat, 1 Agustus 2025.
Tak hanya untuk warga yang terdampak bencana, 30 petugas kebersihan dan 30 personel Pemadam Kebakaran (Damkar) juga turut menerima bantuan dari KNPI sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka menjaga wajah kota tetap bersih dan aman.

Also Read
Di tengah kegiatan, suasana hangat terasa saat para tokoh berkumpul dan menyampaikan harapan untuk masa depan pemuda. Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, hadir langsung menyampaikan dukungannya.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KNPI Bulukumba atas kontribusinya dalam kegiatan sosial, khususnya bantuan kepada warga terdampak banjir,” ujarnya di hadapan pengurus KNPI dan tamu undangan lainnya.
Bersanding dengan semangat muda yang membara, hadir pula Wakil Ketua II DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, yang pernah memimpin KNPI di masa sebelumnya. Dengan suara mantap, ia menekankan pentingnya perubahan berkelanjutan di tubuh organisasi pemuda ini.
“KNPI harus terus bertransformasi menjadi wadah yang progresif bagi pemuda. Harapan saya, KNPI Bulukumba terus menunjukkan kiprah yang lebih besar,” tuturnya.

Momentum ulang tahun ini juga menjadi ajang konsolidasi kekuatan pemuda Bulukumba. Ketua KNPI Bulukumba, Rais SH, tampak bersahaja namun penuh optimisme saat memberikan sambutan. Ia memuji semangat gotong royong yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh elemen yang telah bersinergi, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Rais.
Ia juga menegaskan bahwa pemuda tidak boleh puas hanya menjadi penonton dalam perjalanan pembangunan.
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus menjadi pelaku perubahan. Melalui momentum HUT ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Bulukumba mampu dan siap berkontribusi untuk daerah,” tegasnya.
Dukungan terhadap gerakan sosial KNPI juga datang dari berbagai unsur, mulai dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Polres Bulukumba, Baznas, hingga Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI. Hadir pula sejumlah tokoh senior yang menjadi saksi perjalanan KNPI Bulukumba dari waktu ke waktu.
Peringatan ulang tahun ini bukan hanya selebrasi, melainkan refleksi. Refleksi tentang bagaimana pemuda bisa tetap relevan di tengah tantangan zaman, serta bagaimana mereka mampu merespons kebutuhan masyarakat secara nyata.
Bantuan yang dibagikan mungkin hanya sekedar beras, mie instan, Telur dan minyak goreng. Namun di balik itu, terkandung pesan besar: bahwa pemuda hadir, peduli, dan tidak pernah lelah untuk berbuat. Ulang tahun ini menjadi panggung bukan bagi perayaan, tapi untuk aksi nyata.

















