BULUKUMBA,Beranda.News— Mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan kegiatan bernilai ibadah, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Polres Bulukumba menggelar program kerohanian bertajuk Polisi Mengaji dengan tema One Day, One Juz.
Program ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual guna meningkatkan keimanan serta ketakwaan seluruh personel selama bulan Ramadan.
Kegiatan Polisi Mengaji dilaksanakan setiap hari usai apel pagi di Masjid Namirah Polres Bulukumba dan diikuti oleh seluruh personel yang beragama Islam. Dalam pelaksanaannya, pembacaan Al-Qur’an dilakukan secara bergiliran, sehingga setiap harinya mampu menuntaskan 30 juz atau khatam Al-Qur’an.

Also Read
Kabag SDM Polres Bulukumba, Syamsul Bahri, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat kualitas spiritual personel, sekaligus membentuk karakter dan integritas dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Setiap hari masing-masing personel membaca satu juz. Namun di Polres Bulukumba, kami membagi pembacaan kepada seluruh personel, sehingga setiap hari dapat menuntaskan 30 juz atau khatam Al-Qur’an,” ujarnya, Senin (24/2/2026).
Ia menambahkan, kegiatan ini berlangsung sekitar 30 menit setiap pagi dan ditutup dengan doa bersama. Doa dipanjatkan agar seluruh personel senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas, sekaligus meraih keberkahan dan ampunan di bulan suci Ramadan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel kembali melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat seperti biasa.
Melalui program Polisi Mengaji, Polres Bulukumba berharap nilai-nilai keimanan dan kedisiplinan personel semakin kuat, sehingga mampu membentuk aparat kepolisian yang humanis, profesional, dan berakhlak mulia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan ini menegaskan bahwa Polres Bulukumba tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga konsisten membangun pembinaan mental dan spiritual sebagai fondasi utama pelaksanaan tugas kepolisian.














