Bulukumba, Beranda.News-Pada suatu peristiwa di Desa Lonrong, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, terjadi pemarangan yang melibatkan Pak Desa, polisi dan beberapa orang dari PKM Ujungloe.
Dimana pada saat itu, Mereka mendatangi rumah seorang warga yang diketahui mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dengan tujuan membujuknya agar mau menerima perawatan.
Ketika mereka sampai di lokasi, Pak Desa mengetuk pintu rumah warga tersebut. Namun, sang warga yang merupakan ODGJ sudah berada di luar rumah dan tiba-tiba menyerang Pak Desa dengan membawa dua parang di kedua tangannya. Akibat serangan tersebut, kepala desa mengalami luka tebasan di telinga dan lengan kirinya.

Also Read
” Kronologi kejadiannya begini, Pak Desa dan beberapa orang dari PKM Ujungloe mendatangi rumah warga yang ODGJ untuk dibujuk supaya beliau mau dirawat. Sampai di lokasi Pak Desa yang merapat ke rumahnya mengetuk pintu yang bersangkutan namun ternyata sudah ada diluar rumah dan muncul secara tiba tiba dan langsung menyerang Pak Desa dengan 2 parang yang ada di kedua tangan. Ungkap Muh.Nirsan Salah Seorang Perangkat Desa Lonrong Melalui Pesan WhatsApp, Senin 14 Agustus 2024
Kondisi kepala Desa, Fahrir Jalil.S.Sos, akibat luka tersebut membuatnya harus menjalani perawatan di puskesmas terdekat. Selain Pak Desa, dua anggota polisi juga menjadi korban dalam kejadian tersebut. Mereka terkena sabetan senjata tajam jenis parang yang digunakan oleh sang warga ODGJ.
Diketahui, Pelaku penyerangan terhadap Kepala Desa (Kades) Lonrong dan dua anggota polisi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Ambo Tuwo (47), saat ini telah berhasil diamankan. Pelaku yang diketahui menderita gangguan kejiwaan, yang biasa disebut Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), telah dipindahkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Makassar untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.
















