Bulukumba, Beranda.News- Ditengah tersebarnya pamflet aksi yang akan digelar empat Desa yakni warga Desa Bululohe, Anrang, Tamaona dan Desa Kindang untuk memblokade jalan di Desa Bululohe yang tembus kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjadi topik yang ramai diperbincangkan.
Tulisan pada seruan pamfket aksi itu: “Informasi dan seruan Aksi blokade jalan poros Desa Bululohe menuju Kindang, Akan dilakukan pada hari Rabu siang sekitar pukul 12.00 wita setelah pasar Batukatopa. “Jadi di himbau untuk seluruh masyarakat Desa Bululohe, Anrang, Tamaona dan Kindang Mohon partisipasinya terimakasih,
Namun, aksi tersebut ternyata tidak mendapatkan restu dari pemerintah setempat, seperti yang disebarkan oleh Kepala Desa Anrang, Kecamatan Rilau, Ismail, melalui keterangan resminya di akun Facebook-nya @Isma Kumbara. Dia menghimbau agar seluruh warga Desa Anrang tidak ikut serta dalam aksi blokade jalan

Also Read
Status Facebook Kepala Desa Mantang, seorang aktivis Serikat Rakyat Bulukumba (STB), mendapat tanggapan pro dan kontra dari warganya
Hal serupa diungkapkan oleh Kepala Desa Tamaona dan Desa Kindang melalui Grup WhatsApp di media sosial, yang juga melarang warganya turun dalam aksi blokade jalan
Dalam pernyataannya, “Untuk warga saya, saya meminta tolong agar tidak turun dalam aksi blokade jalan. Insya Allah, Bupati Bulukumba akan terus berusaha dan berjuang hingga jalan Bontomanai-Kindang diperbaiki.”















